Penggunaan Lampu Fototerapi Sebagai Salah Satu Langkah Penanganan Bayi Kuning

Addar Quthni/ April 13, 2017/ Kesehatan

Ada beberapa kasus bayi kuning yang terjadi saat lahir, hal ini disebabkan karena bilirubin atau kadar pigmen pada bayi terjadi ketidak cocokan golongan darah serta rhesus antara ibu dengan sang bayi. Untuk mengatasi atau merawat bayi yang terlahir kuning ini maka perlu dilakukan penyinaran pada bayi dengan menggunakan lampu fototerapi.

jual lampu fototerapi blue light

Selain karena ketidak cocokan antara golongan darah ibu dan bayi, warna kuning yang muncul juga bisa terjadi karena belum maksimalnya kinerja fungsi organ tubuh pada bayi. Penyakit kuning atau disebut juga dengan ikterus merupakan wujud patologik dan fisiologik. Sifat patologik ini biasa dikenal sebagai hiperbilirubinemia yang bisa menyebabkan terjadinya gangguan pada saraf pusat atau bahkan kematian.

Apabila bayi memiliki kadar bilirubin yang cukup tinggi maka dalam melakukan fototerapi bisa dengan dilengkapi sinar blue light, yang dapat melancarkan sirkulasi perpindahan bilirubin di dalam darah.

Lampu fototerapi yang dilengkapi blue light ini sekarang banyak digunakan di rumah sakit dan klinik persalinan yang memang disiapkan khusus untuk menangani kasus kelainan pada bayi seperti bayi kuning. Selain itu alat medis yang satu ini juga sudah tersedia hampir disemua toko alat kesehatan, hal ini tentu saja akan mempermudah pihak rumah sakit atau klinik yang membutuhkannya. Karena mereka hanya tinggal datang ke toko alat kesehatan terdekat yang jual lampu fototerapi blue light ini.

Didalam melakukan penyinaran fototerapi, bayi akan ditempatkan disebuah tempat khusus seperti inkubator supaya tidak kedinginan dan kondisi bayi harus dalam keadaan telanjang. Yang harus diperhatikan juga adalah bahwa mata bayi perlu ditutup dengan penutup yang berwarna gelap agar sinar blue light tidak mengenai mata secara langsung.

Perawat atau bidan yang menangani biasanya akan secara berkala merubah posisi bayi supaya penyinarannya bisa merata, serta membersihkan tempat bayi secara teratur karena di khawatirkan bayi sering kencing atau buang air besar pada tempat tidurnya.

Selain dilakukan penyinaran dengan lampu fototerapi blue light, untuk mendukung dan mempercepat proses perpindahan bilirubin ke dalam sel hati bayi adalah dengan memberikan air susu ibu (ASI) secara rutin dan menjemur bayi selama kurang lebih 15-30 menit sekitar jam 7 sampai jam 9 pagi supaya bayi hangat.

Namun apabila kadar bilirubin sudah cukup membahayakan, disarankan untuk segera dilakukan transfusi darah pada bayi dengan kadar tertentu sesuai dengan uji silang yang dilakukan sebelumnya.

Itulah langkah-langkah penanganan yang biasa dilakukan oleh dokter atau rumah sakit dalam menangani kasus bayi kuning. Jadi untuk para orangtua yang bayinya mengalami hal tersebut tidak perlu khawatir, serahkan saja semua penanganannya pada dokter atau pihak rumah sakit, karena mereka sudah pasti tahu apa saja yang harus dilakukan di dalam mengatasi kasus bayi kuning ini. Informasi penting bagi anda yang akan membeli lampu fototerapi untuk perawatan bayi kuning, belilah di toko alat kesehatan resmi yang terpercaya, bila anda bingung kunjungi saja website resminya di www.pusatinkubatorbayi.com