Terimakasih Kamu, Karena Perpisahan ini Membuatku Lebih Kuat dan Bahagia

Ayudia Inara/ September 22, 2017/ General

Apa yang kau pikirkan sekarang?

Cinta? Sayang?

Aku yakin itu hanya fantasimu saja, dimana kamu tak dapat menyadari bahwa aku yang selalu membuat dirimu begitu berharga tidak lagi melakukan hal hal seperti itu. Ah, wajar jika dirimu baru menyadarinya. Aku mengerti hal itu.

“Tuhan tentu bertanggungjawab : membuat perpisahan, bermakna siap memikul kemungkinan terima rentetan doa-doa mengenai pertemuan yang antri untuk dipenuhi”
Azhar Nurun Ala

Saya rasa bila kau melakukan perbuatan itu padaku itu cuma juga akan buang waktumu saja. Kesempatan ini, sekarang ini, saya benar benar sepakat pada pengucapan mu saat itu. Kita memanglah juga akan sama-sama menyakiti keduanya. Kau benar serta saya sepakat dengan itu saat ini, tidak ada yang butuh dikerjakan sekali lagi.

Benar!

Ya, memanglah benar katamu! Saya bahkan juga begitu sepakat dengan hal tersebut saat ini. Mengapa? Karna akupun pada akhirnya disadarkan oleh saat. Begitu kita tidak bisa menyatu hati serta menjadikan satu maksud kita dengan. Atau mungkin maksudku serta yang diimpikan yang diimpikan yang mulai kubangun dalam fantasiku ini sangat susah untuk kau lakoni bersamaku? Bahkan juga kau juga tidak bisa terima pengorbanan yang saya kerjakan dulu.

Apa pun yang saya kerjakan dulu tidak sempat kau hargai bahkan juga kau anggap bernilai. maafkan saya bila saya mulai jadi orang yang serba hitung-hitungan tentang hubungan kita dulu. mengingat kita tidak bisa menjadikan satu visi seperti katamu.

Saya memanglah aneh, atau mungkin saja saya hilang ingatan atau saya yang tidak sadar bila memanglah kau menginginkan berpisah denganku. Tak tahu itu karna kata katamu atau karna memanglah orang orang di sekitaran kita tidak sekali lagi berasumsi saya jadi orang yang bernilai untukmu. lepas dari semua argumen yang kau buat dulu, saat ini saya cuma juga akan menerimanya saja. saya menerimanya dengan tangan serta hati yang terbuka!

Baca Juga: Ucapan Perpisahan

Mengapa?

Karna saya tidak bisa sekali lagi menahanmu di sini atau didalam hatimu itu.

Menjawab pertanyaanmu itu, sudah pasti saya baik baik saja. sekarang ini atau bahkan juga waktu di mana saya tahu memanglah hasrat terbesarmu waktu itu yaitu berpisah dengan saya.

Sudah pasti saya baik, karna saya tidak butuh mengabari siapa saja. saya bisa melakukan perbuatan apa pun yang ku ingin tanpa ada mesti memohon kesepakatan siapa saja. Saya baik serta bahagia ketahui fakta kalau terkecuali dirimu, nyatanya beberapa orang yang tentu memperdulikan kondisiku sekarang ini.
Bermain denganku, dengarkan ceritaku, sampai melakukan perbuatan beberapa hal menarik yang belum juga sempat saya kerjakan terlebih dulu! kehidupan baruku ini sangat mengasyikkan. Serta saya tengah nikmati hal tersebut.